Pernah nggak kamu lagi mau transfer di BRImo, semuanya udah siap, tapi tiba-tiba transaksi gagal padahal saldo masih aman? Situasi kayak gini sering bikin bingung, apalagi kalau kamu merasa nggak ada yang salah sama sekali.
Padahal, salah satu penyebab paling umum adalah karena kamu sudah melewati limit transfer BRImo yang ternyata berbeda-beda tiap pengguna.
Limit ini nggak bisa disamaratakan, karena dipengaruhi oleh banyak hal seperti jenis rekening, kartu debit yang kamu pakai, sampai metode transfer (BI-FAST atau transfer reguler). Jadi kalau kamu belum paham detailnya, wajar banget kalau kamu sering ketemu kendala saat transaksi.
Yuk baca lebih lanjut supaya kamu bisa tahu berapa sebenarnya limit transfer BRImo kamu dan gimana cara menghindari gagal transaksi ke depannya.

Limit transfer di BRImo itu sebenarnya fleksibel, tapi tetap ada batas maksimal harian yang sudah ditentukan oleh bank. Beberapa faktor yang memengaruhi limit transfer kamu antara lain:
Jadi jangan heran kalau kamu dan teman kamu punya limit yang berbeda, walaupun sama-sama pakai BRImo.
Selain soal limit, beberapa kasus gagal transaksi juga bisa terjadi karena akun terblokir. Kalau kamu mengalami hal ini, kamu bisa cek cara buka blokir BRImo tanpa harus ke bank untuk solusi cepatnya.

Setiap pengguna BRImo sebenarnya punya limit transfer yang berbeda-beda, dan ini sering bikin bingung kalau belum tahu polanya.
Perbedaan ini dipengaruhi oleh jenis rekening, kartu debit, serta kanal transaksi yang digunakan. Supaya lebih gampang dipahami, berikut kita breakdown limit transfer BRImo berdasarkan kategori dan jenis rekeningnya.
| Jenis Rekening / Kartu | ATM | BRImo (MB) | Internet Banking | IBBIZ |
|---|---|---|---|---|
| Simpedes / Junio / BritAma Silver (Classic) | Rp50.000.000 | Rp200.000.000 | Rp100.000.000 | Rp50.000.000.000 |
| BritAma Gold / Black (GPN) | Rp100.000.000 | Rp200.000.000 | – | – |
| BritAma Bisnis (Premium) | Rp200.000.000 | Rp200.000.000 | Rp500.000.000 | – |
| BRI Prioritas | Rp200.000.000 | Rp200.000.000 | – | – |
| BRI Private | Rp100.000.000 | Rp200.000.000 | – | – |
| Giro Classic | Rp250.000.000 | Rp200.000.000 | – | – |
| Giro Gold | Rp500.000.000 | Rp200.000.000 | – | – |
| Giro Platinum | Rp1.000.000.000 | Rp50.000.000 | – | – |
| Jenis Rekening / Kartu | ATM | BRImo (MB) | Internet Banking |
|---|---|---|---|
| Simpedes / Junio / BritAma Silver (Classic) | Rp10.000.000 | Rp10.000.000 | Rp25.000.000 |
| BritAma Gold / Black (GPN) | Rp15.000.000 | Rp25.000.000 | – |
| BritAma Bisnis (Premium) | Rp25.000.000 | Rp25.000.000 | Rp50.000.000 |
| BRI Prioritas | Rp25.000.000 | Rp25.000.000 | – |
| BRI Private | Rp25.000.000 | Rp25.000.000 | – |
| Giro Classic | Rp20.000.000 | Rp10.000.000 | – |
| Giro Gold / Platinum | Rp25.000.000 | Rp25.000.000 | – |
Catatan penting:
BI-FAST di BRImo umumnya menawarkan limit transfer yang cukup fleksibel dibandingkan metode transfer lainnya. Meski begitu, tetap ada batas maksimal yang berlaku baik per transaksi maupun secara harian, dan besarannya bisa berbeda tergantung jenis rekening serta kebijakan masing-masing nasabah.
Selain itu, limit transfer BRImo juga berlaku secara harian (daily limit). Jadi, jika kamu sudah mencapai batas maksimal dalam satu hari, transaksi selanjutnya tidak bisa dilakukan sampai limit tersebut kembali di-reset pada hari berikutnya.
Agar transaksi tetap lancar dan semua fitur berjalan optimal, pastikan kamu selalu menggunakan aplikasi terbaru dengan membaca fitur BRImo versi terbaru dan cara update aplikasi.

Kalau transaksi kamu gagal karena sudah melewati limit transfer BRImo, sebenarnya ini hal yang cukup umum terjadi dan bukan berarti ada masalah di rekening kamu.
Limit ini memang sudah ditentukan oleh sistem bank, jadi kalau kamu sudah mencapai batas maksimal, transaksi otomatis akan ditolak.
Tapi tenang, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan supaya transaksi tetap bisa jalan:
Intinya, kalau sudah kena limit, bukan berarti tidak bisa transfer lagi, tinggal disesuaikan saja cara dan metodenya supaya tetap sesuai dengan batas yang berlaku.
Kalau transaksi kamu gagal, pastikan juga bukan karena masalah jaringan, karena kadang kendala koneksi internet saat BRImo error juga bisa bikin transaksi tidak berhasil meskipun limit masih tersedia.
Limit transfer BRImo memang tidak bisa disamaratakan karena setiap nasabah punya batas yang berbeda-beda tergantung jenis rekening, kartu debit, dan metode transaksi yang digunakan. Karena itu, penting banget buat kamu memahami limit ini supaya tidak mengalami kegagalan saat melakukan transfer.
Dengan mengetahui detail limit transfer, kamu bisa lebih mudah mengatur transaksi harian, memilih metode transfer yang tepat, dan menghindari kendala saat kirim uang. Intinya, semakin kamu paham aturannya, semakin lancar juga aktivitas keuangan kamu di BRImo.
Kalau kamu masih sering ketemu kendala transaksi atau mau tahu lebih banyak tips seputar BRImo dan perbankan lainnya, yuk baca artikel lengkap lainnya di tempuh.net.(***)